BiokimiaDasar KeslingInspirasi SanitarianKesehatan LingkunganPenyehatan Air Minum

Kenapa Air Berwarna Kuning dan Bagaimana Mengatasinya?

Kenapa air berwarna kuning dan bagimana mengatasinya? Inilah pertanyaan yang sering kali saya terima dari para pembaca kolom tulisan saya di Insanitarian Indonesia, seperti berikut: “Pak…mohon informasi kalo endapan air kuning seperti itu bagaimana cara yg tepat dalam pengolahannya pak?”

Oleh: Arda Dinata

Air menjadi berwarna kuning itu, tentu banyak faktor yang mempengaruhinya. Dan untuk memastikannya kita harus melakukan observasi lingkungan dan pemeriksaan kandungan air tersebut lewat laboratorium lingkungan.

Faktor Umum

Warna kuning pada air dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan penyebabnya bisa bervariasi tergantung pada sumber air dan kondisi lingkungan. Beberapa faktor umum yang dapat menyebabkan air berwarna kuning meliputi:

  1. Zat Besi (Fe):
    • Kadar tinggi zat besi dalam air dapat menyebabkan air berwarna kuning atau coklat. Zat besi teroksidasi dapat membentuk partikel yang memberikan warna tersebut.
  2. Mangan (Mn):
    • Kandungan mangan yang tinggi juga dapat menyebabkan warna kuning pada air. Mangan teroksidasi dapat membentuk endapan berwarna yang dapat memberikan tampilan kuning atau coklat pada air.
  3. Bahan Organik:
    • Kandungan tinggi bahan organik, seperti tanin dari tanaman atau material organik lainnya, dapat memberikan warna kuning atau coklat pada air.
  4. Alga dan Bakteri:
    • Pertumbuhan alga atau bakteri tertentu dalam air dapat menyebabkan perubahan warna, termasuk warna kuning atau hijau kekuningan.
  5. Tanah atau Lumpur:
    • Air yang mengandung tingkat tinggi tanah atau lumpur dapat menjadi berwarna kuning. Partikel-partikel kecil ini dapat memberikan warna pada air.
  6. Proses Geokimia Alam:
    • Beberapa proses geokimia alami dalam tanah dan batuan dapat menghasilkan senyawa atau partikel yang memberikan warna pada air.
  7. pH Air:
    • Tingkat pH yang tinggi atau rendah dalam air dapat mempengaruhi kelarutan zat besi dan mangan, menyebabkan endapan berwarna.
  8. Korosi Pipa:
    • Korosi pada pipa atau peralatan instalasi air dapat menyebabkan pelepasan zat besi ke dalam air, mengakibatkan warna kuning.
  9. Sumber Polusi Lingkungan:
    • Polutan-polutan dari kegiatan industri atau limbah domestik dapat mencemari air dan memberikan warna pada air.
  10. Interaksi Zat Kimia:
    • Interaksi kompleks antara zat kimia dalam air juga dapat menyebabkan perubahan warna.
BACA JUGA:  Sumber Infeksi dan Transmisi Leptospirosis

Untuk itu, penting kita untuk menganalisis secara khusus air yang berwarna kuning agar dapat mengidentifikasi penyebabnya. Tes laboratorium dapat memberikan informasi yang diperlukan untuk menentukan langkah-langkah pengolahan air yang tepat. Solusi untuk masalah warna pada air akan bervariasi tergantung pada faktor penyebabnya.

Langkah Mengatasi

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (http://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

One thought on “Kenapa Air Berwarna Kuning dan Bagaimana Mengatasinya?

  • Makasih infonya! Berita di sini selalu up to date dan relevan. Buat yang suka pendekin link, V.af recommended banget! Cek di V.af ya. Terima kasih lagi buat kontennya! 👍😊

    Balas

Tinggalkan Balasan

error: