Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL)

  1. penyehatan media lingkungan; 
  2. pengamanan limbah, sampah, zat kimia berbahaya, pestisida, dan radiasi; 
  3. pengendalian faktor risiko lingkungan vektor dan binatang pembawa penyakit; 
  4. penyelenggaraan kesehatan lingkungan pada keadaan tertentu; dan 
  5. manajemen kesehatan lingkungan.

Pengangkatan Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan

Pengangkatan PNS ke dalam Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan dilakukan melalui pengangkatan: 

  1. pertama; 
  2. perpindahan dari jabatan lain; dan 
  3. promosi.

Penetapan kebutuhan PNS dalam Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan dihitung berdasarkan beban kerja yang ditentukan dari indikator, antara lain: 

  1. jumlah penduduk; 
  2. luas wilayah; 
  3. kondisi wilayah (geografis, daerah terpencil perbatasan dan kepulauan, risiko kesehatan dan kecelakaan); dan 
  4. jumlah dan tipe Fasyankes. 

Angka Kredit Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan

Target Angka Kredit bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan kategori keterampilan setiap tahun ditetapkan paling sedikit: 

  1. 5 (lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Terampil; 
  2. 12,5 (dua belas koma lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Mahir; dan 
  3. 25 (dua puluh lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Penyelia. 

Target Angka Kredit bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan kategori keahlian setiap tahun ditetapkan paling sedikit:

  1. 12,5 (dua belas koma lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Pertama; 
  2. 25 (dua puluh lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda; 
  3. 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya; dan 
  4. 50 (lima puluh) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Utama. 

Tenaga Sanitasi Lingkungan kategori keterampilan yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan jenjang jabatan setingkat lebih tinggi tetapi belum tersedia lowongan jabatan, setiap tahun wajib memenuhi Angka Kredit paling sedikit: 

  1. 4 (empat) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Terampil; dan 
  2. 10 (sepuluh) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Mahir. 

Tenaga Sanitasi Lingkungan Penyelia yang menduduki pangkat tertinggi dari jabatannya, setiap tahun sejak menduduki pangkatnya wajib mengumpulkan paling sedikit 10 (sepuluh) angka kredit.

BACA JUGA:  Manajemen Penanggulangan Penyakit Bersumber Nyamuk

Tenaga Sanitasi Lingkungan kategori keahlian yang telah memenuhi syarat untuk kenaikan jenjang jabatan setingkat lebih tinggi tetapi belum tersedia lowongan pada jenjang jabatan yang akan diduduki, setiap tahun wajib memenuhi target angka kredit, paling sedikit: 

  1. 10 (sepuluh) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Pertama; 
  2. 20 (dua puluh) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda; dan 
  3. 30 (tiga puluh) untuk Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya. 

Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Utama yang menduduki pangkat tertinggi dari jabatannya, setiap tahun sejak menduduki pangkatnya wajib mengumpulkan paling sedikit 25 (dua puluh lima) angka kredit.

Dalam hal untuk kenaikan pangkat, Tenaga Sanitasi Lingkungan dapat melaksanakan kegiatan penunjang, meliputi: 

  1. pengajar/pelatih di bidang kesehatan lingkungan; 
  2. keanggotaan dalam Tim Penilai/tim Uji Kompetensi; 
  3. perolehan penghargaan/tanda jasa; 
  4. perolehan gelar/ijazah lain; atau
  5. tugas lain yang mendukung pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan. 

Kegiatan penunjang, diberikan angka kredit, dengan kumulatif angka kredit paling tinggi 20% (dua puluh persen) dari angka kredit yang dipersyaratkan untuk kenaikan pangkat.  Angka kreditnya diberikan untuk 1 (satu) kali kenaikan pangkat.

Usul Penilaian Angka Kredit (PAK) Tenaga Sanitasi Lingkungan diajukan oleh: 

  1. paling rendah pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi kepegawaian atau kesehatan kepada pejabat pimpinan tinggi madya yang membidangi pembinaan Jabatan Fungsional Tenaga Sanitasi Lingkungan pada instansi pembina untuk angka kredit bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Utama di lingkungan instansi pemerintah; 
  2. paling rendah pejabat administrator yang memimpin unit kerja/unit pelaksana teknis yang membidangi kepegawaian atau kesehatan lingkungan pada instansi pemerintah, kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi kesehatan untuk angka kredit bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Pertama, Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Muda, dan Tenaga Sanitasi Lingkungan Ahli Madya di lingkungan instansi pemerintah; dan 
  3. paling rendah pejabat pengawas yang memimpin unit kerja/unit pelaksana teknis yang membidangi kepegawaian atau kesehatan lingkungan pada iInstansi pemerintah, kepada pejabat pimpinan tinggi pratama yang membidangi kesehatan untuk angka kredit bagi Tenaga Sanitasi Lingkungan kategori keterampilan di lingkungan instansi pemerintah.
BACA JUGA:  Perlunya Membangun TPSA yang Sanitair

Pejabat yang memiliki kewenangan menetapkan angka kredit, yaitu: 

A Group Member of:
Toko SosmedWWW.ARDADINATA.COMWWW.ARDADINATA.COMInSanitarianMIQRA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

error: