Kesehatan LingkunganOpiniVektor dan Binatang Pengganggu

Sumber Infeksi dan Transmisi Leptospirosis

Adapun besarnya risiko dari paparan tersebut, sangat tergantung pada prevalensi lokal pembawa leptospira dan derajat serta frekuensi pajanan. Menurut Steneroden, Hill and Salman (2011), sebagian besar infeksi itu dapat dicegah dengan penggunaan alat pelindung diri yang sesuai, seperti sepatu bot karet, sarung tangan, dan kacamata pelindung.

sumber infeksi dan transmisi leptospirosis
Ilustrasi, bentuk transmisi berupa kontak tidak langsung dengan air yang terkontaminasi leptospira diantaranya berupa rekreasi air (Sumber Foto: cdc.gov).

Sementara itu, bentuk transmisi berupa kontak tidak langsung dengan air atau tanah yang terkontaminasi leptospira biasanya dikaitkan dengan aktivitas pekerjaan, atau rekreasi air. Bisa juga untuk jenis pekerjaan luar ruangan seperti pekerjaan saluran pembuangan, latihan militer, dan pertanian di daerah tropis dengan curah hujan tinggi.

Menurut P N Levett (2001), pekerja pertanian yang berisiko terkena leptospirosis antara lain pekerja sawah, petani talas, petani pisang, pemanen tebu dan nanas. Yang mana, pekerjaan ini melibatkan aktivitas yang memungkinkan menyebabkan luka dan lecet yang kontak dengan tanah maupun air yang terkontaminasi urin hewan pengerat atau hewan lain yang tertarik pada sumber makanan tersebut.

Untuk transmisi dari paparan rekreasi, tidak lain adalah semua olahraga air tawar termasuk caving, kano, kayak, arung jeram, dan triathlon. Sebagai contoh kasus sebagian besar kontestan dalam perlombaan multi olahraga Eco-Challenge tahun 2000 yang diadakan di Borneo Malaysia menderita leptospirosis. Tepatnya, dari 189 peserta yang dihubungi Pusat Pengendalian Penyakit Malaysia, didapat 80 (42%) memenuhi kriteria kasus leptospirosis (Haake and Levett, 2015).

Akhirnya, dengan mengetahui sejak dini sumber infeksi dan transmisi leptospirosis diharapkan setiap kita akan lebih waspada terhadap kemungkinan terjadinya penyebaran leptospira yang menyebabkan seseorang menderita leptospirosis. Bagaimana dengan daerah Anda, apakah termasuk daerah yang sering banjir dan ada kasus leptospirosis?

Arda Dinata, Peneliti, Penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan dan aktif di Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).

_❤oOo❤_

Nikmati tulisan lainnya di sini yang sesuai kategori:

Sanitarian dan kesehatan lingkungan keberadaannya tidak bisa dipisahkan. Keduanya bagaikan satu tubuh.

Bagaimana sebenarnya masalah kesling dan sosok Sanitarian itu? Baik kualifikasi, peran, fungsi, dan kompentensinya?

Baca di sini informasinya:
👇😍😍👇
https://insanitarian.com/…/sanitarian-dan-kesehatan-lingku…/

Anda tidak ingin ketinggalan informasi dari leman website In SANITARIAN INDONESIA di  https://insanitarian.com/! Caranya klik whatsApp di bawah ini:

Arda Dinata adalah Pendiri Majelis Inspirasi Alquran dan Realitas Alam (MIQRA) Indonesia. Penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di

https://insanitarian.com/ ,

http://www.produktifmenulis.com,

https://ardadinata.com/, dan

https://www.miqraindonesia.com/

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (https://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

One thought on “Sumber Infeksi dan Transmisi Leptospirosis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: