Dasar KeslingInfo KesehatanOpini

Bagaimana Tubuh Menahan Serangan Luar?

Bagaimana tubuh menahan serangan luar? Jawaban pertanyaan ini sangat penting, mengingat saat ini banyak penyakit yang siap menyerang manuasia kapan saja.

Oleh: Arda Dinata

In SANITARIAN  – TAHUKAH temen-temen, kalau dalam tubuh kita ini terdapat cara-cara perlindungan dari berbagai penyakit yang mengagumkan? Itulah sistem kekebalan tubuh. Ia dirancang untuk melindungi dan melawan jutaan bibit penyakit, seperti bakteri, mikroba, virus dan parasit yang mencoba masuk ke tubuh.

Tahukah kamu bagaimana sebenarnya tubuh kita menahan serangan luar itu? Selama daya tahan tubuh temen-temen bekerja, maka walaupun tubuh kita diserang oleh bakteri, mikroba, parasit, maka tak ada satupun dari mereka yang dapat masuk ke tubuh. Sebaliknya, saat sistem kekebalan ini berhenti, maka pintu pun terbuka lebar.

Ketika orang meninggal, hanya dibutuhkan beberapa minggu bagi mereka untuk melepaskan kekuatan daya tahan (kekebalan) orang itu, hingga hanya tersisa kerangka. Sungguh sistem kekebalan kita melakukan sesuatu yang mengagumkan untuk menjaga dan melindungi semuanya dari apa yang terjadi selama kita hidup.

Sistem kekebalan tubuh kita ini bekerja dengan ribuan cara yang berbeda. Satu hal yang mesti temen-temen waspadai adalah ketika sistem kekebalan kita mengalami kegagalan karena suatu sebab. Hal ini, dapat temen-temen ketahui ketika terjadi suatu efek samping yang dapat dilihat atau dirasakan.

Sebagai contoh adalah ketika kita mendapatkan luka, semua jenis bakteri dan virus memasuki tubuh kita melalui luka di kulit. Ketika kulit kita terbelah (karena kayu, misalnya) maka kita juga mendapatkan potongan kayu sebagai benda asing yang memasuki badan kita. Sistem kekebalan kita memberi tanggapan dan mengeliminasi para penyusup ketika kulit menyembuhkan dirinya sendiri dan menutup lukanya.

BACA JUGA:  Faktor Risiko Malaria (Catatan Hari Malaria Sedunia)

Dalam kasus yang jarang terjadi, sistem kekebalan kehilangan sesuatu dan luka menjadi terinfeksi. Kemudian terjadi peradangan dan terkadang luka tersebut bernanah. Peradangan dan nanah adalah efek samping dari tidak bekerjanya sistem kekebalan tubuh kita.

Begitu juga ketika seekor nyamuk menggigit temen-temen, maka kulit bekas gigitan nyamuk akan menjadi merah, menjadi bengkak dan gatal. Itu juga menunjukkan sistem kekebalan tubuh kita sedang bekerja.

Di sini, kalau temen-temen perhatikan lebih jauh tentang sistem kekebalan tubuh itu, maka ada beberapa jalan yang menyebabkan seseorang menjadi sakit. Bisa melalui kerusakan pada organ mekanik tubuh. Misalnya, jika kita mengalami patah tulang maka tubuh kita tidak akan dapat bekerja sebagaimana harusnya.

Kondisi sakit juga bisa karena kekurangan vitamin atau mineral. Jika kita tidak mendapatkan vitamin D yang cukup dalam tubuh, maka ia tidak akan dapat menggunakan kalsium sehingga kita akan sakit. Orang yang terkena penyakit ini tulangnya akan melemah (akan mudah patah) karena tulang tidak dapat tumbuh dengan baik sepenuhnya.

Begitu pun, jika temen-temen tidak cukup memiliki vitamin C, maka kita akan sakit sariawan, yang menyebabkan gusi bengkak dan berdarah. Jika kita tidak cukup zat besi, maka akan terkena anemia, dll. Selanjutnya, orang sakit juga bisa akibat penurunan fungsi organ tubuh.

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (http://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

Tinggalkan Balasan

error: