Sekolah Sehat, Covid-19 Terusir
Untuk memutus rantai penularan Covid-19 di sekolah, terapkan betul surat edaran dari Kemendikbud tersebut. Caranya, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi semua warga sekolah. Kunci kesuksesannya ada pada perilaku disiplin diri dari semua anggota masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat keseharian sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Inilah kunci berhasilnya jargon sekolah sehat, Covid-19 terusir.
Hal ini sejalan dengan yang disarankan Pratomo (2020), semua orang, baik dalam keadaan sehat atau menderita gejala terkait Covid-19, perlu melakukan PHBS, isolasi diri di rumah, dan social distancing measures untuk mencegah penularan Covid-19. Pertama, penularan virus melalui droplet yang menempel di permukaan benda dapat dicegah dengan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu atau lipatan siku tangan bila batuk atau bersin, dan menggunakan masker bersih bila batuk agar droplet tidak menyebar. Tangan harus sering dicuci dengan air mengalir dan sabun, atau pembersih tangan berbasis alkohol, untuk memutus kontak dengan droplet yang menempel di permukaan benda.
Kedua, isolasi diri di rumah ditujukan bagi individu dengan faktor risiko dan bagi penderita gejala terkait Covid-19, yang dapat dilakukan dengan cara tetap di rumah dan dapat dikontak; membatasi tamu dan membuat daftar tamu; membuat ventilasi dan sirkulasi udara rumah yang baik; dan mengupayakan ruangan agar terjadi kontak fisik lebih dari 1 meter.
Ketiga, social distancing measures adalah upaya menghindari kontak fisik lebih dari satu meter untuk tujuan memutus rantai penularan Covid-19. Cara ini dapat dilakukan dengan meniadakan kegiatan yang melibatkan kerumunan orang termasuk keagamaan, bekerja, dan belajar mengajar. Selain itu juga mengupayakan kontak fisik lebih dari 1 meter secara ergonomis bila terpaksa berkerumun; tidak menggunakan transportasi umum; dan tidak bepergian ke luar kota. Kata kunci agar sekolah sehat dan Covid-19 terusir adalah dengan melakukan disiplin diri dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam hidup keseharian di sekolah. Dan langkah memutus mata rantai Covid-19 ini sesuai amanat Permenkes RI No. 2269/Menkes/Per/XI/2011. Untuk itu, warga sekolah harus waspada terhadap penyebaran Covid-19. Lewat sekolah sehat, penyebaran virus Covid-19 jadi terusir.
_❤oOo❤_
Nikmati tulisan lainnya di sini yang sesuai kategori:
Sanitarian dan kesehatan lingkungan keberadaannya tidak bisa dipisahkan. Keduanya bagaikan satu tubuh.
Bagaimana sebenarnya masalah kesling dan sosok Sanitarian itu? Baik kualifikasi, peran, fungsi, dan kompentensinya?
Baca di sini informasinya:
👇😍😍👇
https://insanitarian.com/…/sanitarian-dan-kesehatan-lingku…/
- Biokimia
- Buku Kesehatan Lingkungan
- Dasar Kesling
- Entomologi
- Hyperkes
- Iklan
- Info Kesehatan
- Inspirasi Sanitarian
- Jurnal Kesehatan Lingkungan
- Kesehatan Lingkungan
- Lingkungan Fisik
- Majalah Inside
- Mikrobiologi
- Opini
- Parasitologi
- Pembuangan Tinja & Air Limbah
- Pengelolaan Sampah
- Pengembangan Profesi
- Penyehatan Air Minum
- Peraturan
- Promkes
- Renungan
- Rumah Sehat
- Sanitasi Makanan
- Sanitasi Rumah Sakit
- Sanitasi Tempat Umum
- Teknologi Tepat Guna
- Vektor dan Binatang Pengganggu
Anda tidak ingin ketinggalan informasi dari leman website In SANITARIAN INDONESIA di https://insanitarian.com/! Caranya klik whatsApp di bawah ini:
Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (https://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.
Arda Dinata adalah Penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di
http://www.produktifmenulis.com,
https://www.miqraindonesia.com/

UID_77311220###
toto slot
Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://www.binance.com/register?ref=QCGZMHR6