Info KesehatanKesehatan LingkunganMikrobiologiPromkes

Masker dan Penyebaran Tetesan Batuk di Udara

Sementara itu, dari penelitian partikulat, partikel dengan parameter aerodinamis efektif kurang dari 2,5 m (PM 2.5 ) diketahui mampu menembus jauh ke dalam paru-paru (Curtis et al., 2006), (Kennedy, 2007), (Kaiser, 2000). Akibatnya, inti aerosol kecil dapat membawa virus lebih dalam ke saluran pernapasan.

Saat ini, penularan penyakit melalui udara menjadi perhatian khusus karena beberapa negara meningkatkan peluncuran vaksin dan memprakarsai protokol kembali ke normal. Faktanya, karena ruang kantor kembali terisi dan pembatasan pertemuan publik dicabut, mekanisme transmisi aerosol dapat menjadi yang dominan. Jarak fisik dan langkah-langkah kebersihan jauh kurang efektif dalam mencegah penularan melalui udara. Sebagai gantinya, diperlukan perubahan infrastruktur yang lebih mahal seperti desain ulang sistem HVAC (Kumar & Morawska, 2019). 

Atas fakta ini, maka tidak berlebihan bila kita harus memahami hubungan antara penggunaan masker dan penyebaran tetesan batuk di udara. Untuk itu, hal ini memerlukan pemahaman yang lebih lengkap tentang ejeksi pernapasan dan dinamika aerosol.

Chao et al. melakukan eksperimen berbasis laser pada ejecta pernapasan manusia. Teknik hamburan PIV dan MIE digunakan untuk mendapatkan bidang vektor kecepatan dan distribusi ukuran tetesan, masing-masing. Rata-rata kecepatan udara ekshalasi adalah sekitar 12 dan 4 m/s untuk batuk dan berbicara. Distribusi ukuran droplet juga tergantung pada jenis kejadian pernapasan dengan diameter rata-rata lebih besar dari 10 m (Chao et al., 2009).

Simulasi numerik terperinci telah dilakukan untuk menunjukkan lintasan dan pola tetesan di berbagai kelembaban dan suhu relatif, untuk memahami dan mendiskusikan fenomena fisik di balik pengamatan eksperimental. Dari sudut pandang mekanika fluida, batuk manusia dapat dianggap sebagai aliran turbulen apung multifase yang tidak dapat dimampatkan (Bourouiba et al., 2014).

Pada konteks ini, secara umum, aliran batuk tergantung pada fisiologi manusia, dan karakteristik transportasinya dapat dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti area pembukaan mulut, laju aliran yang tidak stabil, arah aliran jet, serta kondisi sekitar seperti suhu dan RH (Gupta et al., 2009). Fakta-fakta seperti inilah yang harus mendasari dalam menyikapi kebijakan kelonggaran penggunaan masker oleh pemerintah.

Semoga informasi terkait masker dan penyebaran tetesan batuk di udara ini bermanfaat. Paling tidak, hal tersebut dapat memberi gambaran yang lengkap terkait bagaimana sikap yang harus kita ambil dengan adanya kebijakan pemerintah terkait pelonggaran penggunaan masker.

Oke, saya tunggu tanggapan dan komentar terkait artikel ini. Salam sehat dan bahagia selalu. Aamiin.***

❤oOo❤_

Untuk mendapatkan update tentang informasi terbaru dari www.Insanitarian.com, silahkan ikuti kami lewat media sosial di bawah ini:

Instagram: https://www.instagram.com/arda.dinata/

Facebook: https://web.facebook.com/Inspirasiarda

Anda tidak ingin ketinggalan informasi dari leman website In SANITARIAN INDONESIA di  https://insanitarian.com/! Caranya klik whatsApp di bawah ini:

Silakan share informasi ini agar nilai manfaatnya bisa dirasakan para pembaca lainnya. Oke, saya tunggu juga tanggapannya di kolom komentar ya!

_❤oOo❤_

Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (https://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

_❤oOo❤_

Nikmati tulisan lainnya di sini yang sesuai kategori:

Arda Dinata adalah Penulis buku Strategi Produktif Menulis dan penulis kolom di

https://insanitarian.com/ ,

http://www.produktifmenulis.com,

https://ardadinata.com/, dan

https://www.miqraindonesia.com/

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (https://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

11 komentar pada “Masker dan Penyebaran Tetesan Batuk di Udara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: