OpiniSanitasi Rumah SakitSanitasi Tempat Umum

Instalasi Sanitasi Rumah Sakit, Penyelamat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

“Instalasi sanitasi rumah sakit, penyelamat kesehatan lingkungan rumah sakit. Itulah predikat yang tepat diberikan pada Instalasi Sanitasi Rumah Sakit (ISRS), setelahnya saya seharian bersahabat dengan aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh bagian tersebut pada sebuah rumah sakit yang sengaja saya kunjungi.”

(Arda Dinata).
Oleh: Arda Dinata

In SANITARIAN – Saya pertama kali mendapat materi sanitasi rumah sakit, ketika kuliah diploma tiga di Akademi Penilik Kesehatan (APK) Kutamaya di Bandung. Materi sanitasi rumah sakit ini merupakan bagian materi yang dibahas dalam mata kuliah Sanitasi Tempat-Tempat Umum (STTU). Mungkin, kenapa masuk dalam mata kuliah STTU, karena rumah sakit itu masuk dalam kategori tempat umum yang perlu mendapat perlakuan khusus dalam penanganan kondisi kesehatan lingkungannya.

Belajar STTU, bagi saya tidak bikin menjemukan. Proses pembelajarannya disinergikan antara teori dan praktik. Begitu pun setelahnya lulus dari kuliah dan saya mengajar mengampu mata kuliah tersebut, kegiatan praktik lapangan itulah yang menyenangkan bagi saya. Sebab, para mahasiswa bisa melihat langsung penerapan dari materi kuliah di kelas dengan kondisi nyata di rumah sakit.

Saya bersyukur, banyak teman seangkatan dan para alumni mahasiswa yang sekarang bekerja di rumah sakit. Paling tidak, saya bisa napak tilas mengikuti perkembangan terkait ilmu sanitasi rumah sakit tersebut. Bahkan, saya pernah seharian sengaja berkunjung ke sebuah rumah sakit hanya ingin melihat dan mengikuti sekilas aktivitas pekerjaan yang dilakukannya.

Sanitasi, Kesehatan Lingkungan dan Rumah Sakit

Sebelum saya cerita pengalaman berkunjung pada unit ISRS yang ada di rumah sakit, perkenankan saya menyebutkan sedikit beberapa pengertian yang melingkupi dan menjadi dasar pegangan teman-teman Sanitarian yang bekerja di rumah sakit.

BACA JUGA:  Menjelajahi Dunia Kesehatan Anak Melalui Kriteria Jajanan Sekolah yang Sehat

Paling tidak, ada tiga pengertian yang muncul ketika kita bicara masalah sanitasi rumah sakit, yaitu: sanitasi, kesehatan lingkungan, dan rumah sakit. Ketiga komponen ini keberadaannya saling terkait dan bersaudara. Mereka saling melengkapi dan mendukung dalam menjaga kondisi rumah sakit yang sehat. Sehat bagi pasien, pengunjung, dan petugas yang bekerja di wilayah rumah sakit.

Pengertian sanitasi, yang pernah saya dapat saat kuliah dulu, tidak lain merupakan suatu usaha pencegahan penyakit yang menitikberatkan aktivitas dan kegiatannya kepada usaha-usaha kesehatan lingkungan hidup manusia. Pada konteks ini, maka pantas bila Badan Kesehatan Dunia (WHO), memberi batasan environmental sanitation (sanitasi lingkungan) adalah upaya pengendalian semua faktor lingkungan fisik manusia yang mungkin menimbulkan atau dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan bagi perkembangan fisik, kesehatan, dan daya tahan hidup manusia.

Atas dasar itu, pemerintah Indonesia melihat karena rumah sakit merupakan tempat umum yang dalam kegiatannya akan memiliki dampak, makanya telah menetapkan kegiatan pengelolaan dampak di rumah sakit lewat Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 7 tahun 2019 tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Secara tegas disebutkan bahwa rumah sakit sebagai tempat atau sarana pelayanan umum juga menghasilkan sampah atau limbah yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan hidup.

Jujur, kalau para pembaca https://insanitarian.com ini pernah berkunjung dan mengamati aktivitas di rumah sakit, tentu akan mengamini kemungkinan yang akan terjadi di rumah sakit tersebut, bila kita tidak mengelola sanitasi rumah sakit dengan baik. Coba kita lihat secara seksama, rumah sakit sebagai sebuah institusi pelayanan kesehatan yang di dalamnya terdapat bangunan, peralatan, manusia (pasien, petugas, pengunjung), dan pelayanan kesehatan itu, di samping dapat menghasilkan hal positif berupa produk pelayanan kesehatan, juga dapat menimbulkan dampak negatif berupa pencemaran lingkungan, sumber penularan penyakit yang dapat menghambat proses penyembuhan dan pemulihan pasien.

BACA JUGA:  Waspadai Pengaruh Toksisitas Logam Pada Ikan

Untuk itulah, hadirnya sanitasi rumah sakit difokuskan untuk mengawasi faktor-faktor tersebut agar tidak sampai membahayakan bagi manusia dan lingkungan hidup. Secara demikian, sanitasi rumah sakit merupakan upaya dan bagian tidak terpisahkan dari sistem pelayanan di rumah sakit secara keseluruhan.

Dosen saya pernah menyampaikan bahwa tujuan sanitasi rumah sakit adalah menciptakan kondisi lingkungan rumah sakit agar tetap bersih, nyaman, sehat, dan dapat mencegah terjadinya infeksi silang, serta tidak mencemari lingkungan. Untuk itu, penanggulangan masalah sanitasi di rumah sakit memerlukan penanggulangan secara cepat, tepat, efektif, dan efesien.

Penyelamat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

Sungguh, menurut saya predikat yang disandang Instalasi Sanitasi Rumah Sakit (ISRS) itu adalah penyelamat kesehatan lingkungan rumah sakit. Apa pasal dan yang mendasarinya?

Dari rangkaian kunjungan saya seharian di sebuah rumah sakit, dalam pikiran saya muncul inspirasi kalimat berikut: “Instalasi Sanitasi Rumah Sakit, Penyelamat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.” Kalimat itu muncul begitu tiba-tiba dan menjadi inspirasi lahirnya tulisan yang sedang Anda baca ini.

Berawal saya ngobrol dengan kepala ISRS, pembicaraan tema sanitasi rumah sakit mulai disampaikan lewat diskusi dan dialog maupun tanya jawab yang berlangsung sepanjang kunjungan tersebut. Kepala instalasi sanitasi itu memiliki tugas memimpin, mengatur dan mengendalikan kegiatan pelayanan di instalasi sanitasi rumah sakit.

Konsekuensi tugas turunannya, maka harus menyiapkan dan menyusun rencana program kerja sesuai lingkup tugasnya berdasarkan kebijakan dan arahan dari direktur rumah sakit. Adapun kegiatannya, berupa:

  • Melaksanakan kegiatan pelayanan di bidang kesehatan lingkungan sesuai dengan jabatannya,
  • Melaksanakan pemantauan dan pengendalian tugas pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya,
  • Melaksanakan evaluasi, monitoring, dan pelaporan serta mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya kepada direktur,
  • Melaksanakan tugas lain yang dibebankan oleh direktur sesuai dengan bidang tugasnya.
BACA JUGA:  Meningkatkan Kesehatan Melalui Pola Makan Sehat: Panduan Lengkap

Selanjutnya, ada pasukan penyelamat kesehatan lingkungan rumah sakit yang membantu kepala instalasi sanitasi rumah sakit tersebut, yang tergabung dalam tenaga Sanitarian atau petugas kesehatan lingkungan rumah sakit. Pasukan penyelamat kesehatan lingkungan rumah sakit itu meliputi bagian:

  • Penyehatan ruang bangunan rumah sakit,
  • Penyehatan hygiene dan sanitasi makanan minuman,
  • Penyehatan air bersih,
  • Pengelolaan limbah,
  • Pengelolaan tempat pencucian linen (laundry),
  • Pengendalian serangga, tikus, dan binatang pengganggu lainnya,
  • Dekontaminasi melalui desinfeksi dan sterilisasi,
  • Pengamanan dampak radiasi,
  • Promosi kesehatan dari aspek kesehatan lingkungan,
  • Operator instalasi pengolahan air limbah (IPAL),
  • Petugas tempat penampungan sementara (TPS) B3,
  • Operator autoclave

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (http://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

8 komentar pada “Instalasi Sanitasi Rumah Sakit, Penyelamat Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

  • Untuk menambah literatur sanitasi di lingkungan rumah sakit

    Balas
    • Siap Pak Effendi… doakan terus ya agar kami bisa konsisten memberi informasi dan artikel terkait literatur sanitasi di lingkungan rumah sakit. Salam sehat bahagia selalu. Aamiin.

      Balas
  • Dhiya Ulhaq

    Untuk mrnambah pengetahuan dan panduan dalam melaksanakan penegelolaan sanitasi lingkungan di rumah sakit

    Balas
    • Makasih atas kunjungannya. Siip… semoga kami terus bisa berbagi seputar pengelolaan sanitasi lingkungan di rumah sakit. Semoga sehat, bahagia, dan sukses selalu. Aamiin.

      Balas
  • Pingback: Strategi Desinfeksi Untuk Rumah Sakit - Inspirasi Sanitarian

  • Pingback: Menormalkan Nilai pH Air - Inspirasi Sanitarian

  • Resna

    Terima kasih atas ilmu dan ulasan yang telah dipaparkan.. menambah ilmu, wawasan dan panduan bagi kami dalam melaksanakan fungsi dan kegiatan pengelolaan limbah rumah sakit.

    Balas
    • Sama-sama, terkunjungi rutin untuk informasi terbaru lainnya. Salam sehat dan sukses selalu.Makasih.

      Balas

Tinggalkan Balasan

error: