Jurnal Kesehatan LingkunganKesehatan LingkunganOpiniPengembangan Profesi

Pemanfaatan Data dan Informasi Bagi Sanitarian

Kemampuan pemanfaatan data dan informasi bagi Sanitarian menjadi hal penting sebagai referensi pengelolaan masalah lingkungan secara spesifik. Dengan menguasai data dan informasi seputar dunia sanitasi lingkungan, maka seorang Sanitarian akan mampu untuk menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan yang dihadapi di wilayah kerjanya.

(Arda Dinata)
Oleh: Arda Dinata

In SANITARIAN – Ada seorang pembaca website Inspirasi Sanitarian Indonesia ini yang menghubungi dan menanyakan seputar bagaimana cara melakukan analisis dosis respons. Saya kira, analisis itu adalah salah satu bagian keahlian yang harus dimiliki oleh para Sanitarian. Tepatnya, harus dimiliki kemampuan dalam pemanfaatan data dan informasi bagi Sanitarian.

Materi pemanfaatan data dan informasi bagi Sanitarian ini menjadi hal penting dimiliki setiap tenaga yang bergerak atau menangani bidang sanitasi lingkungan. Sebelumnya saya telah membahas terkait pondasi kompetensi yang perlu dimiliki Sanitarian lainnya, yaitu Membangun Profesionalitas Luhur Sanitarian; Mawas Diri dan Pengembangan Sanitarian; serta Kepemimpinan dan Komunikasi Efektif Sanitarian  dalam menjalankan profesinya.

Pedoman tersebut, tentu menjadi bekal bagi tenaga sanitasi lingkungan dalam memberikan pelayanan sanitasi lingkungan yang terukur, terstandar, dan berkualitas di permukiman, fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas umum, tempat kerja, dan tempat rekreasi.

Menyambung pembahasan tersebut, kali ini saya membahas secara umum terkait pondasi yang keempat yaitu: Pemanfaatan Data dan Informasi Bagi Sanitarian. Kemampuan pemanfaatan data dan informasi bagi Sanitarian menjadi hal penting sebagai referensi pengelolaan masalah lingkungan secara spesifik. Dengan menguasai data dan informasi seputar dunia sanitasi lingkungan, maka seorang Sanitarian akan mampu untuk menyelesaikan masalah kesehatan lingkungan yang dihadapi di wilayah kerjanya.

Dengan kata lain, kemampuan untuk pemanfaatan data dan informasi sebagai referensi pengelolaan masalah kesehatan lingkungan secara spesifik dengan cara mengindentifikasi dan menganalisis masalah sanitasi lingkungan di wilayah kerja Sanitarian masing-masing. Inilah ketrampilan yang harus dikuasai oleh teman-teman Sanitarian di era informasi ini.

BACA JUGA:  Inilah Kemampuan Bidang Kerja Lulusan Kesehatan Lingkungan

Dengan menguasai pemanfaatan data dan informasi bagi Sanitarian tersebut, langkah kerja dan tugas harian seorang Sanitarian akan terbantu. Yakni, seorang Sanitarian dalam bekerja berdasarkan informasi yang akurat sebagai bahan pengambilan keputusan untuk mengurangi dan menghilangkan risiko lingkungan yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Pengelolaan Informasi

Kemampuan pengelolaan informasi ini merupakan pondasi kompetensi keempat seorang Sanitarian dari tujuh area kompetensi yang harus dimiliki. Pondasi pengelolaan informasi ini, keberadaannya sangat penting ditengah menjamur dan membanjirnya informasi yang masif saat ini.

Paling tidak ada empat kemampuan pengelolaan informasi yang perlu para Sanitarian bangun dalam dirinya, yaitu:

1. Melakukan pengumpulan, pengolahan, dan analisis data sanitasi lingkungan serta data terkait lainnya dari berbagai sumber.

Sumber-sumber data tersebut, diantaranya:

Data sekunder, yaitu: data yang meliputi demografi, pendidikan, sosial budaya, mata pencaharian, angka kematian, angka penyakit, potensi masyarakat, cakupan saranan sanitasi lingkungan dan lainnya yang diperoleh dari masyarakat dan sumber instansi terkait.

Data primer, yaitu: data yang diperoleh dengan melakukan pengumpulan data secara observasi dan wawancara langsung tentang kondisi sanitasi lingkungan di pemukiman, fasilitas umum, fasilitas pelayanan kesehatan, tempat kerja, dan tempat rekreasi.

2. Melakukan pengolahan dan analisis data sanitasi lingkungan.

Ada dua hal yang perlu dilakukan terkait pengolahan dan analisis data sanitasi lingkungan tersebut, yaitu:

Melakukan pengolahan data sanitasi lingkungan yang ditemukan dari hasil pengumpulan data primer dan sekunder di wilayah kerja tiap Sanitarian.

Menganalisis masalah sanitasi lingkungan yang ditemukan dari hasil pengolahan data primer dan sekunder di wilayah kerja tiap Sanitarian.

3. Menyajikan hasil analisis dan interprestasi menjadi informasi yang mudah dipahami masyarakat.

Di sini, ada dua hal yang dapat dilakukan agar hasil analisis dan interprestasi data yang di dapat itu menjadi informasi yang penting dan bernilai bermanfaat, yaitu:

BACA JUGA:  Instrumen Portofolio Jabatan Fungsional Sanitarian Terampil

Menyajikan hasil analisis data dalam bentuk tabel, grafik, tren, dan lain-lain terkait masalah sanitasi lingkungan di wilayah kerja tiap Sanitarian.

Melakukan interprestasi hasil analisis data menjadi informasi untuk disampaikan kepada pengambil keputusan dan pemangku kepentingan.

4. Mendiseminasikan informasi kepada profesional kesehatan, klien (keluarga), masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk peningkatan kualitas sanitasi lingkungan.

Terkait ini, paling tidak ada dua hal yang bisa dilakukan para Sanitarian, yaitu:

Mendiseminasikan informasi hasil interprestasi data kepada profesional kesehatan, klien (keluarga), masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk peningkatan kualitas sanitasi lingkungan di wilayah kerja tiap Sanitarian.

Bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah sanitasi lingkungan di wilayah kerja tiap Sanitarian.

Sumber Informasi Bagi Sanitarian

Inilah sumber informasi yang dapat dimanfaatkan bagi sanitarian untuk menambah pengetahuannya. Ada beberapa sumber informasi yang jadi langganan saya untuk diakses dan dibaca agar pengetahuan dalam bidang sanitasi lingkungan terus di-update, diantaranya bersumber dari:

  • Jurnal internasional,
  • Jurnal nasional, dan
  • Buku teks terbaru.

Arda Dinata

*Arda Dinata, adalah kolomnis tetap di Sanitarian Indonesia (http://insanitarian.com). Aktivitas hariannya sebagai peneliti, sanitarian, dan penanggungjawab Laboratorium Kesehatan Lingkungan, tinggal di Pangandaran.

4 komentar pada “Pemanfaatan Data dan Informasi Bagi Sanitarian

Tinggalkan Balasan

error: